Salah satu potensi yang dimiliki oleh Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang adalah adanya jalur pendakian ke Gunung Argopuro. Secara Ethimologis, Gunung Argopuro berasal dari kata Argo yang berarti gunung dan Puro yang berarti pura. jadi Argopuro berarti pura di atas gunung. Untuk mencapai puncak Gunung Argopuro ditempuh melalui 2 jalur barat (Bremi) dan jalur Timur (Baderan).
yang dimaksud dengan botani praktis secara umum adalah suatu kajian akan jenis tumbuh-tumbuhan berdasarkan manfaat atau kegunaannya bagi manusia. pengetahuan botani praktis menjadi penting khususnya untuk kepentingan makanan (survival food).
Berdasarkan Ekspedisi Ekowisata yang telah dilakukan oleh Rimbawan Pecinta Alam Fakultas Kehutanan IPB, diketahui bahwa terdapat 11 jenis botani praktis yang terdapat di sepanjang jalur pendakian Bremi-Baderan Gunung Argopuro. Adapun 11 jenis tersebut adalah Arbei hutan (Rubus rossaceae), Babadotan (Ageratum conyzoides ), Cakar ayam (Selaginela deoderleniihieron ), Ilalang/Alang-Alang (Imperata cylindrica ), Manis rejo (Vassinium varungliiefolium Miq.), Pakis gajah (Salaginella plana ), Pegagan (Catella asiatica ), Pete Cina / Lamtoro (Leucaena glauca ), Selada air (Nasrurtium officinale ), Sembung/Sembung manis (Blumen balsmifira ), dan Uci-uci (Chrysophyllum sp.)
Jenis-jenis tersebut di atas memiliki manfaat sebagai tumbuhan obat. Tidak menutup kemungkinan masih ada jenis botani praktis yang lain di luar pengetahuan tim Ekspedisi Ekowisata tersebut. (Wiwin S/PEH)