JAKARTA, KOMPAS.com- Isu pemanasan global semakin menjadi perhatian masyarakat dunia. Pembalakan liar atau illegal logging adalah salah satu tindakan yang mempercepat terjadinya pemanasan global dan tentunya merusak lingkungan.
Selain itu, pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan juga menjadi faktor rusaknya lingkungan sekitar. Untuk mengurangi dampak pengrusakan lingkungan itu, Ikatan Mahasiswa Planologi Universitas Tarumanagara (IMAPLANTA) mengajak siswa SMA dalam program "Penanaman 1.000 Pohon" di Taman Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat, Sabtu (6/3/2010) pagi ini.
Program ini juga dimaksudkan untuk mendukung program "Indonesia Menanam Satu Miliar Pohon untuk Dunia" yang dijalankan oleh Kementerian Kehutanan RI. Siswa SMA menjadi segmen yang dituju karena mereka diharapkan bisa menjadi generasi muda yang bisa menyebarkan green lifestyle di lingkungan sekitarnya.
"Tentunya kegiatan ini diharapkan agar teman-teman di SMA dapat melanjutkan kegiatan yang telah kami rintis," kata Dekan Fakultas Teknik Unversitas Tarumanagara Danang Priatmodjo.
Beberapa sekolah yang ikut serta dalam kegiatan ini antara lain SMA Kalam Kudus, SMA Pelita Harapan, dan SMA Cengkareng 1. Siswa SMA juga diikutkan dalam lokalatih pembuatan green map, sehingga mereka dapat mengetahui tempat-tempat di lingkungannya yang sudah hijau ataupun yang belum.
Selain diikuti oleh siswa dari beberapa SMA, kegiatan "Penanaman 1000 Pohon" juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kehutanan RI, Kementerian Lingkungan Hidup RI, dan WWF Indonesia.